Berlakukan tatap muka UIN Datokarama Aktif

banner 468x60

gNews – Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Sulawesi Tengah, memberlakukan perkuliahan tatap muka secara penuh pada tahun akademik 2022/2023, seiring dengan terkendalinya penyebaran COVID-19 di daerah itu

Rektor UIN Datokarama Prof Sagaf S Pettalongi, di Palu, Sabtu (27/8), mengatakan perkuliahan tatap muka secara penuh dimulai pada 1 September 2022.

“Perkuliahan dilakukan secara tatap muka penuh untuk tahun akademik 2022/2023,” ucap Sagaf.

Pakar Manajemen Pendidikan itu mengatakan bahwa pihaknya telah menerbitkan edaran Nomor 2039 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Melalui edaran itu, ujar dia, penyelenggaraan pembelajaran tatap muka diberlakukan bagi semua mahasiswa jenjang strata satu, dua, dan tiga.

Selain itu, pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) serta seminar proposal, skripsi, tesis, dan disertasi dilaksanakan secara tatap muka penuh.

“Tentu hal itu berbeda dengan kondisi sebelumnya pada saat kasus pandemi COVID-19 meningkat, di mana perkuliahan dan pembelajaran dibatasi untuk mencegah penyebaran COVID,” ujarnya.

Ia mengatakan, tingginya antusias masyarakat mengikuti vaksinasi COVID-19 dan meredanya kasus positif COVID dalam beberapa bulan terakhir, menjadi satu peluang untuk bangkit lebih kuat.

“Termasuk pada aspek pembangunan kualitas manusia, maka UIN Datokarama sebagai perguruan tinggi yang memiliki peran dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, mulai mengoptimalkan pembelajaran seefektif mungkin untuk pembangunan SDM unggul,” ujarnya.

Prof Sagaf mengemukakan pembelajaran tatap muka secara langsung jauh lebih efektif ketimbang secara daring.

“Berdasarkan riset, model pembelajaran luring jauh lebih efektif dalam proses pembangunan sumber daya manusia ketimbang secara daring,” katanya.

Ia mengimbau mahasiswa agar mengikuti secara seksama proses pembelajaran yang diterapkan oleh UIN Palu demi peningkatan kompetensi individual.

“Para dosen dan tenaga kependidikan agar berkolaborasi untuk efektifitas penyelenggaraan dan peningkatan mutu akademik,” katanya.

Komentar