Tak hanya mempercepat distribusi, pembangunan ini juga akan mengembangkan pariwisata, seperti Situs Megalitik dan Taman Nasional Lore Lindu, yang masuk dalam Cagar Biosfer UNESCO.
Perhatian ke Banggai dan Kepulauan: Tambang Udang dan Danau Terjernih Dunia
Pembangunan infrastruktur juga menyasar wilayah timur Sulteng, khususnya Banggai, yang memiliki potensi tambang udang besar. Ruas jalan di area ‘Kepala Burung’ diharapkan menarik investor dan menggerakkan ekonomi lokal.
Selain itu, program BERANI Lancar mencakup pembangunan jalan lingkar di Kepulauan Togean (Tojo Unauna), Tonusu-Pendolo (sekitar Danau Poso), dan Salakan-Paisupok (Banggai Kepulauan).
“Danau Paisupok disebut-sebut sebagai danau terjernih di dunia. Ini peluang besar untuk pariwisata,” ungkap Gubernur.
Dukungan Menko AHY Dinantikan
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Anwar Hafid berharap usulan ini mendapat respons positif dari pemerintah pusat.
“Kami berharap Pak Menko AHY dapat mendukung percepatan pembangunan infrastruktur ini, demi konektivitas nasional dan pemerataan ekonomi,” katanya.
Kunjungan Menko AHY ke kantor Gubernur Sulteng ini menjadi yang pertama kalinya, menandakan komitmen pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah.
Dengan realisasi proyek-proyek ini, Sulteng siap menjadi jantung konektivitas Indonesia, memperkuat peran strategisnya dalam mendukung IKN dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Baca: Jembatan Palu IV Segera Beroperasi, Dari SBY hingga AHY Resmikan








Komentar