Benar saja, permainan lebih menguntungkan bagi ONIC di game pertama. Dari segi objektifitas, Kiboy cs lebih leluasa bermain dan membuat VYN cs kelimpungan. Gerak cepat, CW tampil menggila dengan pemakaian Beatrix miliknya.
Lolita di game ini tampak tidak maksimal dan berbagai strategi RRQ di game pertama nyaris tidak dapat menahan laju permainan ONIC yang kian agresif. Game pertama jatuh ke tangan Kiboy cs, 1-0.
Reverse pick bawa berkah, Fanny Kairi gagal curi panggung
Berbeda dengan draft pada game sebelumnya, RRQ tampil lebih pede dengan pilihan hero seperti Ling untuk Alberttt dan Skylar dengan Beatrix. Di sisi lain, ONIC juga tampil pede dengan pilihan Fanny yang jatuh ke tangan Kairi serta Masha hadir di tangan Butsss.
Akan tetapi, game kedua menjadi petaka bagi ONIC seiring RRQ Hoshi tampak lebih dominan di game kedua. Skylar tampil gemilang dengan Beatrix menguasai berbagai lini teamfight dan juga objektifitas turret pertahanan Kiboy cs.
Kairi sebagai pemain Fanny terbaik pun tidak dapat berbuat banyak, gagal sat-set seperti Alberttt di match sebelumnya membuat RRQ Hoshi lebih leluasa untuk menggempur pertahanan ONIC. Semua skenario Kiboy cs berhasil dipatahkan oleh RRQ, straight push dilakukan di arah menit ke-16, Alberttt cs amankan game kedua, 1-1.
Beatrix jadi jimat andalan RRQ Hoshi, ONIC gagal bereksperimen
Memasuki game ketiga, Skylar kembali mengamankan Beatrix sebagai hero andalannya. Beberapa pemain lain mengandalkan draft yang berbeda seperti Uranus, Lylia, Lolita kembali hadir di tangan VYN. ONIC jauh mengubah draft mereka seperti adanya Dyrothh, Mathilda dan juga YVE.








Komentar