gNews.co.id, Forum Penataan Ruang (FPR) Provinsi Sulawesi Tengah yang digelar Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang membahas rencana pembangunan jalan penghubung Lumpoknyo – Pasar Tua di Kabupaten Banggai.
Kegiatan berlangsung di Hotel Best Western Palu, Selasa (9/9/2025).
Acara tersebut menghadirkan sejumlah pemangku kepentingan dari pemerintah provinsi hingga kabupaten.
Salah satunya Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin, MM., AIFO, yang menekankan pentingnya pembangunan jalur baru untuk mengurai kemacetan di Kota Luwuk.
Menurut Amirudin, saat ini jalur utama hanya melalui Jalan Kilometer 1 dari arah Kodim menuju Rumah Sakit Luwuk yang kerap padat, terutama pada jam sibuk pagi dan sore.
Karena itu, rencana pembangunan jalur alternatif di kawasan pantai Lumpoknyo menuju Pasar Tua menjadi solusi jangka panjang.
Berdasarkan kajian teknis, lokasi ini layak karena batu karangnya sudah mati sehingga tidak mengganggu ekosistem.
Kami berharap jalur ini juga dilengkapi jembatan penghubung Pasar Tua – Tanjung untuk memperlancar mobilitas warga,” jelasnya.
Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Ir. Faidul Keteng, S.T., M.Si., M.T.
Menambahkan proyek tersebut sudah tercantum dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) provinsi maupun Kabupaten Banggai.
Forum ini bertujuan menyatukan pandangan sekaligus memastikan pembangunan berjalan sesuai kebijakan tata ruang nasional.
Dengan kesepakatan bersama, rekomendasi izin pemanfaatan ruang bisa segera diterbitkan,” ungkap Faidul.
FPR ini juga menindaklanjuti Surat Bupati Banggai Nomor: 600.1/3599/DPUPR tertanggal 5 Agustus 2025 tentang permohonan rekomendasi izin pemanfaatan ruang.
Diharapkan, pembangunan jalan Lumpoknyo Pasar Tua segera terealisasi untuk menjawab kebutuhan aksesibilitas masyarakat dan memperkuat peran Luwuk sebagai pusat pertumbuhan baru di Kabupaten Banggai.














Komentar