Gejala Asam Urat dan Pengobatannya

Kondisi tersebut bisa berlangsung selama berhari-hari, bahkan berminggu-minggu. Nyeri paling hebat biasanya dirasakan 4–12 jam setelah keluhan awal muncul. Setelah mereda, gejala asam urat bisa kambuh dalam beberapa minggu, bulan, atau tahun kemudian.

Frekuensi dan kapan gejala akan muncul kembali sulit diprediksi. Namun, jika tidak diobati, gejala asam urat dapat berlangsung lebih lama dan sering kambuh.

Pada kondisi asam urat yang dibiarkan lama tanpa pengobatan, kristal akan terakumulasi sehingga menimbulkan benjolan yang disebut tofus. Benjolan ini tidak terasa sakit, tetapi dapat merusak struktur sendi dan mengganggu penampilan.

Untuk memastikan apakah Anda menderita asam urat, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, terutama pada sendi yang mengalami keluhan. Selanjutnya, dokter akan melakukan pemeriksaan penunjang, seperti tes cairan sendi, tes kadar asam urat dalam darah, USG, dan Rontgen.

Jika hasil tes menunjukkan Anda menderita asam urat, dokter akan merekomendasikan beberapa pengobatan. Pengobatan asam urat umumnya dilakukan untuk mengurangi peradangan dan nyeri, serta menurunkan kadar asam urat guna mencegah kemungkinan terjadinya komplikasi.

Pengobatan Gejala Asam Urat untuk Meringankan Peradangan

Berikut ini adalah obat yang diresepkan oleh dokter untuk meringankan gejala dan peradangan akibat asam urat:

OAINS

Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) umumnya diberikan sebagai pengobatan pertama untuk asam urat. Jenis OAINS yang umumnya diresepkan untuk asam urat adalah naproxen, diclofenac, etoricoxib, atau celecoxib.

Komentar