Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) juga mengambil langkah lebih jauh dengan menanggung biaya untuk kasus-kasus medis tertentu yang tidak termasuk dalam cakupan BPJS Kesehatan.
“Salah satu contoh konkret adalah penanganan korban luka akibat busur (panah), sebuah insiden yang sayangnya masih terjadi di tengah masyarakat. Biaya perawatannya kini ditanggung sepenuhnya oleh program ini,” jelas Gubernur Anwar Hafid.
Untuk memperkuat paparan tersebut, program juga menayangkan testimoni dari Megawati, seorang pasien di RSUD Undata Palu yang telah merasakan langsung manfaat BERANI Sehat.
Dalam kesaksiannya, Megawati mengaku sangat terbantu karena proses administrasi menjadi jauh lebih mudah.
“Saya hanya perlu menunjukkan KTP Sulteng dan langsung mendapatkan pelayanan yang dibutuhkan di rumah sakit. Program ini benar-benar membantu kami,” ungkapnya.
Kehadiran Gubernur Anwar Hafid di panggung nasional ini menegaskan komitmen kuat Pemprov (Sulteng) untuk menjadikan kesehatan sebagai hak fundamental yang dapat diakses oleh setiap warganya, tanpa memandang status ekonomi maupun kepesertaan jaminan sosial.
Baca: BERANI Cerdas, Dari Timur Mengejar Asa: Gubernur Anwar Hafid Sebut Lahirnya Generasi Emas














Komentar