Program CKG merupakan bagian dari “Gebyar Berani Cek Kesehatan Gratis Terpadu” yang digagas untuk mendorong deteksi dini penyakit di masyarakat. Program ini sekaligus mendukung kebijakan nasional di bidang kesehatan yang diinisiasi Presiden RI.
Keterbatasan Reagen, Tetap Jalan Sesuai Kemampuan
Meski diakui masih terdapat keterbatasan, seperti ketersediaan reagen dari pemerintah pusat, Wagub meminta jajaran kesehatan tetap menjalankan layanan sesuai kemampuan yang ada.
“Yang bisa dilakukan di puskesmas, segera lakukan. Sambil kita terus dorong percepatan distribusi dari pusat,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi lintas sektor, khususnya antara Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan. Dengan pelaksanaan di lingkungan sekolah, diharapkan upaya promotif dan preventif kesehatan dapat menjangkau lebih luas, khususnya generasi muda.
Siswa Akan Berinteraksi Langsung dengan Gubernur Anwar Hafid
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Firmanza DP, menjelaskan bahwa kegiatan “Gubernur Menyapa” akan melibatkan siswa di setiap titik sekolah yang telah ditentukan. Para siswa akan mengikuti upacara dan sesi interaksi langsung dengan Gubernur secara virtual.
“Kami sudah menyiapkan sekolah-sekolah sebagai pusat kegiatan di masing-masing kabupaten. Tinggal koordinasi teknis dengan pihak sekolah dan dinas terkait,” jelasnya.
Rapat persiapan ini turut diikuti oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, Syahriar, serta jajaran tenaga pendidikan dan kesehatan se-Sulteng melalui sambungan zoom meeting.
Komitmen Membangun SDM Sehat dan Berkualitas
Melalui program ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap dapat menghadirkan layanan yang lebih dekat, cepat, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Sekaligus memperkuat komitmen pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas.










Komentar