gNews.co.id – Gelandang serang Inggris, Jude Bellingham, mencetak gol kemenangan pada babak pertama perpanjangan waktu, membawa Tim Tiga Singa unggul 2-1 atas Norwegia dalam laga perempat final Piala Dunia 2026 di Stadion Miami, Ahad (12/7/2026) WIB.
Babak pertama berakhir imbang 1-1. Memasuki babak kedua, pertandingan berjalan semakin ketat. Norwegia yang semula tertinggal dalam penguasaan bola mulai meningkatkan intensitas permainan.
Pada menit ke-54, terjadi drama saat Torbjorn Heggem mencetak gol ke gawang Inggris memanfaatkan bola muntah hasil tepisan kiper Jordan Pickford.
Namun, wasit membatalkan gol tersebut setelah meninjau rekaman VAR. Sebelum gol tercipta, Erling Haaland terlihat jelas mendorong Elliot Anderson hingga jatuh, meski tidak ada protes berarti dari pemain Inggris.
Memasuki jeda rehidrasi babak kedua, skor masih tetap 1-1. Yang berbeda dari babak pertama adalah meningkatnya intensitas permainan dari kedua tim.
Pada menit ke-68, Norwegia melakukan pergantian ganda dengan menarik Alexander Sørloth dan Andreas Schjelderup, memasukkan Oscar Bobb dan Antonio Nusa. Di sisi lain, Inggris mengganti Anthony Gordon dengan Reece James.
Pergantian ini membuat Norwegia semakin intens menekan. Nusa beberapa kali menciptakan peluang berbahaya. Pada menit ke-76, Norwegia mendapat peluang emas namun tembakannya mengenai mistar gawang.
Inggris sendiri mengawali babak kedua dengan menarik Noni Madueke dan Declan Rice, digantikan Bukayo Saka dan Eberechi Eze. Sebuah tendangan bebas yang didapat Inggris masih melambung di atas gawang.
Tak ingin terus ditekan, Inggris balik menyerang. Saka menjadi andalan dengan tusukan dan umpan silang yang menjadi poros serangan, namun hingga menit ke-80 belum membuahkan hasil berbahaya.
Pada menit ke-84, Nusa mencatatkan tembakan tepat sasaran pertama untuk Norwegia. Inggris kemudian menarik Nico O’Reilly dan menggantinya dengan Djed Spence.
Akselerasi Saka mampu menembus pertahanan Norwegia, tetapi umpan kepada Harry Kane dapat dibuang lebih cepat oleh pemain belakang lawan. Hingga waktu normal habis, tidak ada gol tambahan tercipta.
Memasuki babak pertama perpanjangan waktu, pada menit ke-93, Bellingham mencetak gol yang memanfaatkan bola muntah hasil tepisan kiper Ørjan Nyland saat mengantisipasi tendangan pemain Inggris. Skor berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan Inggris.
Sejarah Singkat Bangsa Viking dan Kerjaan Inggris
Melansir dari Nationalgeographic.co.id, sebagai Raja Norwegia, Harald Hardada memimpin pasukan dalam sebuah invaasi ke Inggris untuk merebut mahkota pada tahun 1066 M.
Namun nahas, ia harus gugur dalam pertempuran tersebut dan menandai akhir dari Zaman Viking.
Sebagai Raja Norwegia, Harald Hardada memimpin pasukan dalam sebuah invaasi ke Inggris untuk merebut mahkota pada tahun 1066 M. Namun nahas, ia harus gugur dalam pertempuran tersebut dan menandai akhir dari Zaman Viking.
Hardrada, yang namanya diterjemahkan menjadi “penguasa yang keras” atau “tegas”, telah membuktikan dirinya sebagai pemimpin yang dapat dipercaya.
Integritas dan keberanian Hardada dalam pertempuran, membawanya dalam perjalanan panjang dari Norwegia ke Rusia, Irak, Yerusalem, dan Sisilia. Pada September 1066, ia tiba di pantai Inggris dengan klaim takhta yang dapat diperdebatkan dan hampir 10.000 orang bersedia bertempur untuk itu.
Baca: Dèjà vu Singa Atlas? Prancis Masih Perkasa Singkirkan Maroko














Komentar