gNews.co.id – Pemerintah Indonesia menyambut baik minat Argentina untuk menanamkan investasi di sektor pertanian, khususnya dalam pengembangan teknologi dan penyediaan protein hewani.
Komitmen ini mengemuka dalam pertemuan bilateral antara Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono, dengan Wakil Menteri Pertanian Argentina, Agustin Tejeda Rodriguez, baru-baru ini.
Dalam pertemuan tersebut, kedua negara membahas peluang kerja sama strategis yang saling menguntungkan, dengan tetap mengedepankan kepentingan nasional masing-masing. Pemerintah Indonesia menetapkan tiga syarat utama bagi Argentina dalam rencana kerja sama ini.
“Harga produk harus kompetitif. Kerja sama harus menggunakan prinsip imbal dagang yang memberi akses lebih luas bagi produk pertanian Indonesia,” tegas Sudaryono.
Langkah ini sejalan dengan program prioritas pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional serta menyediakan pangan bergizi bagi masyarakat.
Selain itu, kerja sama ini diharapkan membuka akses teknologi pertanian modern yang dapat meningkatkan produktivitas petani dalam negeri.
Argentina dikenal sebagai salah satu produsen utama daging dan produk pertanian dunia, sementara Indonesia merupakan pasar besar yang terus berkembang dalam kebutuhan pangan berkualitas dan berkelanjutan.
Dengan semangat saling melengkapi, Indonesia dan Argentina berpeluang menjalin kemitraan jangka panjang yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga strategis dalam menjaga ketahanan pangan global.
Baca: Kementerian Pertanian Targetkan Kaltim Jadi Lumbung Pangan Baru dalam 2 Tahun








Komentar