gNews.co.id – Kasus dugaan penipuan investasi bodong dengan nama WPone yang meresahkan masyarakat Sulteng, khususnya di Kabupaten Parigi Moutong
Ribuan korban mengaku mengalami kerugian dengan total mencapai puluhan miliar rupiah. Hingga saat ini, mentor WPone yang berinisial Amanda Tan belum dapat dihubungi.
Salah satu korban yang menjadi koordinator pelaporan, Faizal Saing telah mengajukan laporan resmi ke bagian siber Polda Sulawesi Tengah (Sulteng).
Para korban mendesak aparat penegak hukum untuk segera menindaklanjuti kasus ini, termasuk dengan memblokir enam rekening perusahaan yang diduga digunakan untuk menampung dana dari masyarakat.
Di Kabupaten Parigi Moutong, tercatat sekitar 700 orang menjadi korban dengan total kerugian mencapai Rp3,7 miliar.
Sementara itu, secara nasional, investasi WPone telah menimbulkan banyak korban, namun hingga kini upaya penegakan hukum terhadap investasi ilegal berbasis IT tersebut masih dinilai belum maksimal.
“Kami berharap pihak kepolisian segera mengambil tindakan untuk membekukan aset dan menangkap pelaku yang terlibat dalam penipuan ini,” ujar Faizal Saing.
Masyarakat diminta untuk lebih waspada terhadap skema investasi yang menawarkan keuntungan tidak wajar.
Pihak berwenang juga diharapkan meningkatkan pengawasan terhadap modus-modus penipuan berkedok investasi agar kasus serupa tidak kembali terulang.








Komentar