Internet Masuk Desa! Jangkau Wilayah Blank Spot di Sulteng, Gubernur Anwar Hafid Dapat Dukungan Mendes PDT

Menanggapi hal itu, Menteri Yandri Susanto menyatakan kesiapan pemerintah pusat mendukung penuh upaya mengatasi blank spot atau daerah tanpa jaringan internet di Sulteng.

Ia menekankan, digitalisasi desa kini adalah suatu keharusan, bukan lagi pilihan.

“Masalah yang disampaikan Pak Gubernur justru harus kita jadikan peluang. Soal internet, listrik, hingga kesiapan lahan untuk Koperasi Desa, semua ini akan kita kawal bersama,” tegas Yandri Susanto.

Mendes PDT juga mengumumkan rencana kunjungan kerja langsung ke Sulawesi Tengah bersama jajarannya.

Kunjungan tersebut bertujuan meninjau lapangan dan memastikan program strategis nasional, termasuk Koperasi Merah Putih, dapat berjalan optimal.

“Kepemimpinan Pak Gubernur yang memiliki pengalaman panjang dari tingkat desa hingga nasional adalah modal berharga untuk percepatan pembangunan desa di Sulteng,” ujar Yandri.

Di sisi lain, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan apresiasi atas respons cepat dan komitmen pemerintah pusat. Dukungan ini disebutnya sebagai harapan baru bagi masyarakat, khususnya di 606 desa yang selama ini terisolasi secara digital.

“Kami berharap afirmasi dari pemerintah pusat ini menjadi solusi nyata bagi percepatan digitalisasi desa di Sulteng, sehingga pembangunan benar-benar merata dan berkelanjutan,” tandas Gubernur Anwar Hafid.

Audiensi tersebut turut dihadiri oleh Wakil Menteri Desa dan PDT, Ariza Patria, Sekretaris Jenderal Kemendes PDT, Taufik Madjid, serta sejumlah pejabat tinggi lainnya dari kementerian terkait.

Baca: Bersua Menteri LHK, Gubernur Anwar Hafid Sentil PETI hingga Tambang Galian C di Palu

Komentar