Polresta Banggai Pastikan Isu Pemutihan Pajak Kendaraan dan Bakso Tikus di Luwuk Hoaks Warga Diminta Cek Informasi Resmi

gNews.co.id,– Polresta Banggai mengimbau masyarakat agar lebih bijak dan tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial terkait adanya program pemutihan pajak kendaraan bermotor tahun 2026 maupun isu penangkapan pedagang bakso bakar dan sate berbahan daging tikus di wilayah Luwuk.

Kapolresta Banggai Kombes Pol. Hendri Yulianto, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas AKP Saiman menegaskan bahwa kedua informasi tersebut tidak benar atau hoaks. Menurutnya, penyebaran informasi palsu tersebut berpotensi dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk melakukan penipuan maupun memperoleh data pribadi masyarakat.

Jadi di Provinsi Sulawesi Tengah atau di Samsat Banggai tidak atau belum ada program pemutihan maupun penghapusan denda pajak kendaraan,” tegas AKP Saiman, Senin (20/7/2026).

Ia mengingatkan masyarakat agar hanya memperoleh informasi mengenai kebijakan perpajakan kendaraan dari sumber resmi, seperti Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), maupun kantor Samsat setempat.

Selain itu, Polresta Banggai juga memastikan bahwa informasi mengenai penangkapan pedagang bakso bakar dan sate yang menggunakan daging tikus di wilayah Luwuk merupakan berita bohong. Kepastian tersebut diperoleh setelah kepolisian melakukan pengecekan dan penyelidikan terhadap informasi yang beredar di media sosial.

AKP Saiman menjelaskan, penyebaran hoaks seperti itu sering kali dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab demi mengejar popularitas di media sosial atau bahkan untuk merusak nama baik para pelaku usaha kuliner.

Karena itu, masyarakat diminta untuk selalu memverifikasi setiap informasi yang diterima sebelum membagikannya kepada orang lain agar tidak ikut menyebarluaskan berita bohong.

Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan Call Center 110 Polresta Banggai untuk melaporkan dugaan tindak pidana, memperoleh informasi kepolisian, maupun mengonfirmasi informasi yang diduga hoaks,” pungkas AKP Saiman. (DQ74)

Komentar