Jejak Senyap Bang Doel di Balik Suksesi Dua Gubernur Sulawesi: Sosok Dermawan, Kharismatik, Namun Lugas

Sosoknya yang bersahaja, bijak dan konsisten. Tiga kata itu mungkin bisa merangkum karakter seorang Andi Attas Abdullah.

“Mungkin ini terlalu berlebihan, saya kenal beliau ‘ahli sedekah’. Puang Andi sering membantu orang-orang yang membutuhkan,” ungkapnya.

Mungkin karena karakter Bang Doel bersahaja, lanjut Icam, alam merestui dan meringankan langkahnya dalam menapaki setiap hambatan.

“Puang Andi humanis, fleksibel dalam bergaul. Semua kawan-kawan jurnalis sangat mengenal beliau sebagai figur yang merangkul dan mengedepankan pendekatan persahabatan,” tutur Rian Afdal Hidayat, Pemimpin Umum globalsulteng.com.

Tak ada kata junior atau senior di benak Bang Doel dalam pergaulan sesama profesi jurnalis, lanjut Rian, pendekatannya adalah satu tarikan nafas profesionalitas sebagai insan pers.

Maka, tidak heran jika, Bang Doel dikenal cukup luas, mulai dari masyarakat tingkat bawah, politisi Senayan asal Sulteng, para pejabat daerah, hingga pimpinan tertinggi di institusi TNI dan Polri.

“Hampir semua pejabat utama di Polda, masyarakat kecil mengenal sosok beliau, puang Andi Attas. Ya, itu tadi, karena mudah bergaul dan punya jiwa sosial yang tinggi,” katanya.

Diketahui, sosok Andi Attas Abdullah dikenal sebagai jurnalis punya relasi dan jaringan bersahabatan yang luas di berbagai aspek.

Di mana hal itu membuatnya sebagai sosok yang mudah diajak berinteraksi dengan siapa pun. Sosoknya juga dapat memotifasi kaum muda yang berprofesi sebagai jurnalis.

Baca: KAMPUS YANG DIRINDUKAN! Unforgettable Memories in My Live

Komentar