Sebagian titik api sudah padam, namun masih terdapat api di bagian bukit yang curam. Medan yang terjal membuat proses pemadaman sulit dilakukan. Tim gabungan BPBD dan Damkar tetap melakukan pemantauan.
KEBUTUHAN
BPBD menyebut kebutuhan mendesak saat ini adalah peralatan mobile pemadaman karhutla.
Informasi ini bersumber dari TRC dan Pusdalops BPBD Sulteng serta TRC dan Pusdalops BPBD Kabupaten Touna.
Rilis resmi ditandatangani Kepala Pelaksana BPBD Sulteng, Asbudianto Perkembangan situasi akan dilaporkan secara berkala.
Baca: BPBD Sulteng Catat Sekitar 40 Titik Karhutlah: Asbudianto Minta Daerah Naikkan Status Penanganan








Komentar