Longki Djanggola Imbau Warga Poboya Perjuangkan Tambang Rakyat: Tetap Ikuti Aturan, Jangan Benturan dengan Aparat

Sejumlah warga menyampaikan harapan agar pemerintah dapat memberikan kepastian hukum, misalnya melalui penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) atau pola kemitraan antara perusahaan dan masyarakat.

Langkah ini dinilai penting untuk menjaga aspek keselamatan kerja, kelestarian lingkungan, serta keberlangsungan ekonomi warga.

Longki menegaskan bahwa aspirasi yang disampaikan secara damai adalah bagian dari demokrasi.

Namun, ia mengingatkan agar perjuangan tersebut tidak dilakukan dengan cara-cara yang melanggar hukum dan berpotensi menimbulkan konflik.

“Perjuangan yang baik adalah perjuangan yang tertib. Jangan sampai ada korban atau benturan dengan aparat penegak hukum,” tegasnya.

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut diawali dengan ibadah salat Subuh berjamaah dan diakhiri dengan pemberian tali asih dari Longki Djanggola kepada imam dan pengurus Masjid Baiturrahman Poboya.

Baca: Langkah Sepihak Perwakilan Penambang Poboya Ajukan Draf Kerja Sama ke CPM? Hj Cica Kecewa Berat, Lembaga DPRD Diabaikan

Komentar