Miliki EBT 515 MW, PT Poso Energy Siap Layani Listrik di Empat Provinsi

Untuk NRC unit dilakukan selama empat hari dari tanggal 13, dimana dalam setiap hari dioperasikan per tiga unit dengan beban full maksimal delapan jam untuk NRC unit.

Sementara untuk tanggal 17 adalah keseluruhan pembangkit milik PT Poso Energy akan dioperasikan. Masing masing Poso I dengan kapasitas 4×30 MW, Poso 2A kapasitas 3×65 MW dan Poso 2B berkapasitas 4X50 MW.

Semuanya itu berjalan serentak dan harus menghasilkan 515 MW dalam waktu 5 jam.

“Jadi, selain diawasi langsung oleh PLN, saat dilakukan NRC test, Poso Energy juga membuka zoom yang bisa disaksikan langsung oleh pihak manajemen Poso Energy dan juga pihak PT PLN langsung dari ruang control room,” tambahnya.

Dilanjutkannya, tujuan dari pelaksanaan NRC test tersebut menunjukkan bahwa PT Poso Energy sudah mampu untuk membangkitkan kapasitas tenaga listrik.

Kapasitas itu sesuai dengan kontrak yang disepakati antara pihak PLN dengan PE yaitu 515 MW.

Sekaligus memastikan bahwa pembangkit yang ada sudah handal, dimana energy per unit sudah siap, serentak semua mengikuti beban maksimal.

Diakui Sahroni, pelaksanaan COD yang direncanakan pada 7 Februari mendatang sedikit tertunda dari waktu yang direncanakan sebelumnya. Namun secara keseluruhan rangkaian pelaksanaan NRC test hingga persiapan COD berjalan lancar.

“Jadi sebenarnya dari segi fisik dan yang lain-lain itu kita sudah siap COD dari tahun lalu saat diresmikan oleh pak Jokowi,” katanya.

Baca: Berubah Status BLUD, Pelayanan di RSUD Poso Lebih Efektif

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar