gNews.co.id – Proyek SPAM Pemerintah Kota Palu menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas hidup warganya melalui investasi signifikan pada infrastruktur dasar.
Di mana Proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) jaringan perpipaan di Kelurahan Silae dan Buluri, Kecamatan Ulujadi, menjadi bukti nyata upaya tersebut.
Dengan total alokasi anggaran mencapai lebih dari Rp 8,7 miliar proyek ini dirancang untuk menyediakan akses air minum yang layak bagi ribuan penduduk di kedua kelurahan tersebut.
Tahap pertama proyek, yang berlokasi di Kelurahan Silae, dimulai dengan anggaran sebesar Rp 6.397.939.535,41. Proyek yang dilaksanakan oleh PT Maryam Jaya Mandiri ini bertujuan melayani kebutuhan air bersih bagi sekitar 2.000 jiwa.
Pembangunan infrastruktur utama seperti Instalasi Pengolahan Air (IPA) dan jaringan perpipaan menjadi fokus dalam tahap ini, menandai langkah awal pemenuhan kebutuhan vital masyarakat.
Melanjutkan upaya tersebut, pada tahun 2023, Pemerintah Kota Palu mengalokasikan dana tambahan sebesar Rp 2.396.672.195 untuk pembangunan SPAM tahap kedua di Kelurahan Buluri.
Proyek lanjutan yang dikerjakan oleh CV Ferolan Mitra Kontruksi ini diharapkan dapat memperluas cakupan layanan dan meningkatkan keandalan pasokan air bersih di wilayah Kecamatan Ulujadi.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya. Menurutnya, sistem penangkapan air tidak dibangun secara mandiri, melainkan hanya mengambil aliran dari pipa yang sudah ada.
“Bentuknya pun seperti got biasa,” katanya.
Seiring berjalannya pembangunan, partisipasi aktif masyarakat menjadi elemen penting.
Warga di kedua kelurahan menunjukkan kepedulian tinggi terhadap realisasi proyek ini dengan memberikan masukan dan perhatian terhadap detail pelaksanaan di lapangan.
Baca: PT PP Diminta Ganti Timbunan atau Angkat Kaki dari Proyek SPAM Pasigala!














Komentar