PW SEMMI Sulteng juga berharap agar kritik ini dijadikan bahan introspeksi oleh pihak kepolisian untuk meningkatkan profesionalisme dan kecepatan dalam menangani kasus-kasus yang menyangkut kepentingan publik, terlebih yang menyangkut simbol dan tokoh agama.
“Kami berharap kasus ini bisa segera dituntaskan agar menjadi kado istimewa di momen Hari Bhayangkara ini, khususnya bagi masyarakat Sulawesi Tengah yang selama ini menantikan keadilan,” tutup Lamin.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Polda Sulawesi Tengah terkait tuntutan dan kritik yang disampaikan SEMMI.
Jika Anda ingin menambahkan kutipan dari pihak kepolisian atau tokoh masyarakat lain sebagai penyeimbang, saya siap bantu.
Baca: Banggakan Polda Sulteng Bripda Johansen Vicenzo Persembahkan Dua Emas untuk Indonesia di WPFG 2025








Komentar