gNews.co.id – Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Arsip Dinamis dan Pengawasan Audit Kearsipan Internal Tahun 2025 yang digelar di Hotel Santika Luwuk pada Jumat (28/11/2025) resmi ditutup oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusaka) Kabupaten Banggai, Benyamin Pongdatu.
Dalam sambutannya, Benyamin kembali menegaskan pesan Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin, MM, agar seluruh perangkat daerah memperkuat komitmen dalam pembenahan tata kelola administrasi, khususnya dalam pengelolaan kearsipan.
Ia menekankan bahwa seluruh peserta yang mewakili OPD masing-masing wajib membawa perubahan signifikan setelah mengikuti bimtek.
Pengelolaan arsip wajib ditingkatkan. Siapkan reward untuk OPD berprestasi,” tegas Benyamin mengutip arahan Bupati Amirudin.
Pada kesempatan itu, narasumber Abigail bersama Dra. Dolly Hanna Rondonuwu memaparkan pentingnya penyelenggaraan sistem kearsipan sesuai standar nasional.
Abigail mengingatkan bahwa “kata kunci” dalam pengelolaan arsip adalah tertib arsip, yang berarti seluruh dokumen harus disimpan melalui mekanisme yang benar dan terstruktur.
Hampir semua dinas sudah mulai melupakan pentingnya kearsipan. Padahal tertib arsip itu wajib,” ujarnya.
Meski demikian, ia turut mengapresiasi sejumlah OPD di Kabupaten Banggai yang dinilai sudah menunjukkan peningkatan dalam pengelolaan arsip dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Penutupan kegiatan ditandai dengan penyerahan piagam penghargaan kepada para peserta setelah mengikuti pelatihan intensif selama dua hari.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi sekaligus dorongan agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara nyata di masing-masing OPD.
Dalam penutupannya, Benyamin juga mengumumkan rencana pemberian reward khusus bagi OPD yang berhasil meraih nilai terbaik dalam pengelolaan arsip pada tahun mendatang.
Ini untuk mendorong kompetisi positif dan memberikan apresiasi kepada OPD yang bekerja maksimal,” jelasnya.
Dengan berakhirnya Bimtek Kearsipan 2025 ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai berharap setiap OPD semakin memperkuat sistem administrasi serta penyimpanan dokumen sebagai upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan profesional.








Komentar