“Kita ingin keterbukaan data untuk mendukung pembangunan, tetapi keamanan data strategis dan data pribadi masyarakat tetap harus dijaga negara,” katanya.
Apresiasi Peran Akademisi dan Mahasiswa
Longki turut mengapresiasi keterlibatan akademisi dan mahasiswa dalam memberikan masukan bagi pembahasan RUU tersebut.
Menurutnya, partisipasi perguruan tinggi penting agar regulasi yang disusun memiliki perspektif ilmiah dan sesuai dengan tantangan perkembangan teknologi.
“Masukan dari akademisi dan mahasiswa penting agar RUU ini tidak hanya kuat secara normatif, tetapi juga relevan dan implementatif,” ujar Longki.
Harapan ke Depan
Ia berharap penyempurnaan RUU Satu Data Indonesia dapat memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, sehingga perencanaan pembangunan menjadi lebih tepat sasaran, efisien, dan akuntabel.
“Ke depan, pemerintah pusat dan daerah harus memiliki rujukan data yang sama agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” tandasnya.
Baca: Anggota DPR RI Longki Djanggola Minta Bulog Parigi Moutong Serap Beras Petani Lokal














Komentar