Sumarno berpesan kepada para sopir agar tidak tergesa-gesa dalam mengemudi.
“Kami harap para sopir selalu mengutamakan keamanan dan keselamatan karena mereka mengangkut penumpang yang ingin berkumpul dengan keluarga di hari raya,” ujarnya.
Pesan Wagub: Keselamatan Nomor Satu
Wagub dr. Reny Lamadjido membacakan sambutan Gubernur Anwar Hafid, yang berhalangan hadir.
Ia menjelaskan bahwa BERANI Mudik merupakan turunan dari program BERANI Lancar, sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang ingin merayakan Idul Fitri 1446 H bersama keluarga.
“Program ini hadir untuk memastikan perjalanan mudik yang aman, nyaman, selamat, dan gratis,” tegas Wagub Reny.
Ia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang begitu tinggi.
Sejalan dengan pesan Kadis Perhubungan, Wagub mengingatkan para sopir agar berhati-hati dan mengutamakan keselamatan penumpang.
“Selamat jalan, semoga sampai di tujuan dengan selamat,” katanya sebelum melepas keberangkatan bus secara simbolis.
Pelepasan Penuh Semangat
Setelah acara pelepasan, deretan bus segera melaju meninggalkan lokasi, diiringi tarian Reog dan bunyi klakson khas telolet. Para pemudik pun terlihat bersemangat, siap menempuh perjalanan untuk bertemu dengan sanak keluarga tercinta.
Program BERANI Mudik 2025 menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Provinsi Sulteng dalam memfasilitasi masyarakat untuk merayakan momen kebersamaan di hari raya dengan aman dan tanpa biaya.
Baca: Wagub Sulteng Reny Lamadjido Harap Anak Muda Makin Kreatif Angkat Film Lokal Seperti UWENTIRA














Komentar