gNews.co.id – Insiden kecelakaan kembali terjadi di kawasan yang diduga sebagai lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kelurahan Poboya, Kota Palu pada Kamis (11/12/2025).
Sebuah dump truck pengangkut material tambang emas dilaporkan terjatuh dari ketinggian sekitar 30 meter.
Berdasarkan informasi yang dihimpun tim media, kecelakaan terjadi sekitar pukul 09.00 WITA.
Diduga, kendaraan tersebut mengalami rem blong saat melintasi jalur curam dan berbahaya di area penambangan.
Akibatnya, dump truck kehilangan kendali dan terperosok ke dalam jurang.
Korban adalah pengemudi berinisial SB (45), warga Kabupaten Sigi. SB mengalami luka-luka dan berhasil dievakuasi dengan sigap oleh rekan-rekan penambang di lokasi. Kondisi korban saat ini masih belum diketahui lebih detail.
Insiden Serupa Terjadi Dua Hari Sebelumnya
Kecelakaan ini bukan yang pertama dalam pekan ini. Pada Selasa (9/12/2025), sebuah truk juga dilaporkan tergelincir di jalur tanjakan menuju kawasan Vavolapo, Poboya.
Meski pengemudi dalam insiden tersebut berhasil selamat, rentetan kejadian ini semakin menegaskan tingginya risiko operasional mencari uang alias duit di lokasi yang diduga PETI.
Dugaan Aktivitas Ilegal dan Minim Standar Keselamatan
Kawasan yang ditengarai PETI Poboya telah lama menjadi sorotan karena aktivitas penambangan emas ilegal yang terus berlangsung tanpa pengawasan dan izin resmi dari pemerintah.
Para penambang mengeruk material yang mengandung emas dan mengolahnya dengan metode perendaman atau heap leaching.
Aktivitas ini tidak hanya berpotensi merusak lingkungan akibat penggunaan bahan kimia berbahaya seperti sianida, tetapi juga dilakukan tanpa standar keselamatan kerja yang memadai.






Komentar