Lebih jauh, Maharrey mengulas soal nasib dolar AS mengikuti pound Sterling Inggris. “Saya percaya itu akan terjadi. Saya percaya dolar AS akan jatuh pada Januari 2023 setelah The Fed menyerah pada inflasi,” ucapnya.
Ia melanjutkan, emas dan perak keduanya terjual dalam beberapa bulan terakhir berdasarkan gagasan bahwa Federal Reserve akan memenangkan perjuangannya melawan inflasi. Tapi Maharrey memiliki reli singkat di kedua logam tersebut setelah Bank of England menyerah pada inflasi dan berputar kembali untuk kehilangan kebijakan moneter untuk menyelamatkan sistem pensiunnya.
“Dalam wawancara baru-baru ini dengan Charles Payne, Peter Schiff mengatakan The Fed pada akhirnya akan mengikuti lintasan yang sama dengan BoE,” terangnya.
Agar mendapat keuntungan dari kejatuhan dolar AS, Kiyosaki mengatakan bahwa dia membeli lebih banyak lagi perak. Kiyosaki memproyeksikan harga perak akan naik di kisaran US$ 100 hingga US$ 500 dalam dekade ini.
Dia berkata bahwa pedagang emas dan peraknya mengatakan kepadanya, “Saya tidak bisa mendapatkan koin emas atau perak. Mint tidak akan menjual saya lagi.” Kiyosaki berkata kepadanya bahwa “akhir dari uang palsu” sudah dekat. Saham, obligasi, reksa dana, ETF & Real Estate ambruk. Sementara itu harga perak tetap di level US$ 20 selama 3-5 tahun, lalu naik ke US$ 100 hingga US$ 500. Setiap orang mampu membeli perak bahkan orang miskin.








Komentar