Sekolah Rp 37, 41 Miliar Dinilai tak Layak, Kepsek dan Guru Berencana Demo BP2W Sulteng

Dia lalu mengajak tim investigasi mengecek beberapa intem pekerjaan yang dinilai tidak beres dan asal jadi saja. Dia menunjuk daun pintu dan gagang pintu yang terpasang asal – asalan, sehingga goyang jika dibuka dan ditutup. Begitu juga pengerjaan WC juga tidak beres dan tidak ada air yang mengalir ke dalam. Pemasangan jendela dan plafon juga tidak sesuai harapan.

“Saya ini benar – benar sudah kesal, karena pembangunan sekolah kita ini seperti hanya dimanfaatkan saja untuk mendapatkan keuntungan,” kesalnya.

Item pekerjaan lain yang juga dia keluhkan adalah tidak adanya paving halaman yang dijanjikan pada awalnya ada.

“Ini pekerjaan paving awalnya disebutkan ada, namun rupanya tidak ada realisasinya sampai sekalang,” katanya.

Rifai mengaku, sudah berkoordinasi dengan beberapa kepala sekolah penerima paket pekerjaan Rp 37,41 miliar itu. Hasilnya, keluhan yang dia sampaikan itu sama dengan sekolah – sekolah lainnya.

“Rupanya bukan hanya di sekolah saya ini yang tidak beres pekerjaannya, tapi semua sekolah yang masuk dalam satu paket pekerjaan itu juga dikerjakan asal – asalan dan tidak ada yang rampung,” ungkapnya.

Rifai mengaku sekolah yang dipimpinnya itu sudah dikunjungi Kepala BP2W Sulteng, Sahabudin. Tetapi kedatang Sahabudin hanya sekedar memantau, tidak memberi solusi atas kondisi pekerjaan amburadul.

Melihat kondisi bangunan sekolah itu yang dinilai tak layak, Rifai sudah berkomunikasi dengan beberapa guru penerima paket pekerjaan itu untuk melakukan demonstrasi ke BP2W Sulteng untuk mempertanyakan kelanjutan pekerjaan sekolah mereka.

“Kita berencana mau demo ke balai untuk mempertanyakan pekerjaan sekolah kami ini,” tandasnya.

Sementara itu Kepala BP2W Sulteng, Sahabudin yang dikonfirmasi via kontak aplikasi WatsApp, Ahad (9/10/2022) terkait amburadulnya pekerjaan 18 sekolah itu, beralasan bahwa hal – hal yang dikeluhkan itu akibat dicuri orang dan sementara diperbaiki.

“Kecurian itu. Banyak yang dicuri,” tulis Sahabudin.

Kondisi WC MTs Alkhairaat Balamoa Kabupaten Sigi tak difungsikan

Komentar