gNews.co.id – Gempa bumi kerak dangkal berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026) dini hari memicu respons cepat dari dunia usaha.
Emergency Response Team (ERT) PT Adijaya Berkah Mandiri (ABM) Group langsung mengerahkan personel dan logistik untuk membantu meringankan beban masyarakat terdampak.
Tim ERT ABM Group memberangkatkan empat personel pada pukul 09.00 WITA, Rabu (17/6/2026), menuju lokasi-lokasi yang membutuhkan pertolongan darurat.
Pergerakan tim dilakukan setelah berkoordinasi intensif dengan Kepala Seksi Operasi (Kasi Ops) Basarnas, yang mengarahkan bantuan prioritas ke Desa Nokilalaki, Kabupaten Sigi.
Daerah tersebut dinilai sebagai salah satu titik yang memerlukan dukungan cepat karena akses terbatas dan kebutuhan mendesak warga.
Dalam misi kemanusiaan ini, ERT ABM Group membawa beragam perlengkapan darurat, antara lain peralatan medis dan pertolongan pertama, obat-obatan, paket sembako, satu unit kendaraan operasional LV14 (HSE Patrol) untuk mobilitas lapangan, serta alat pelindung diri (APD) guna memastikan keselamatan personel selama bertugas di zona terdampak.
Kehadiran tim diharapkan tidak hanya meringankan kebutuhan fisik warga, tetapi juga memperkuat sinergi penanganan darurat yang tengah dijalankan pemerintah, Basarnas, dan unsur terkait lainnya.
Operasi ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan ABM Group dalam mendukung kegiatan tanggap bencana dan pemulihan pascabencana di berbagai wilayah Indonesia.
“Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak, sekaligus menjadi bagian dari upaya kolektif untuk mempercepat pemulihan pasca-gempa,” ujar perwakilan ERT ABM Group dalam keterangan resminya.
Baca: Gerak Cepat Wagub Sulteng Reny Turun Langsung Cek Kondisi Warga Terdampak Gempa M 6,7 di Sigi








Komentar