Tradisi Gerobak Sahur Ramadhan 1447 H Anak Desa di Kecamatan Nambo Bangunkan Warga dengan Lagu Saluan

gNews.co.id,- Tradisi Gerobak Sahur kembali mewarnai awal bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah di Kecamatan Nambo. Sekelompok anak muda di beberapa desa yang tergabung dalam Kerukunan Anak Nambo menggelar kegiatan sosial dengan membangunkan warga untuk santap sahur, Kamis (19/02/2026) dini hari.

Kegiatan yang dimulai tepat pukul 02.35 WITA itu diikuti sekitar 30 orang, terdiri dari remaja hingga anak-anak. Dengan menggunakan gerobak dan irama musik khas daerah, mereka berkeliling membangunkan warga di sejumlah desa, di antaranya Desa Koyoan, Koyoan Permai, dan Lempek.

Suasana dini hari pun terasa berbeda. Alunan lagu-lagu bernuansa khas Saluan menggema di sepanjang jalan desa, menghadirkan semangat kebersamaan dan keceriaan dalam menyambut waktu sahur. Warga yang terbangun tampak antusias dan menyambut positif kegiatan tersebut.

Salah satu koordinator musik bangunkan sahur yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan ide bersama para pemuda di beberapa desa dan sudah menjadi tradisi tahunan setiap memasuki bulan puasa.

Ini sudah berjalan setiap tahun saat bulan Ramadan. Kami lakukan dengan semangat kebersamaan untuk membantu warga agar tidak terlambat sahur,” ujarnya sembari terus berjalan mengelilingi desa.

Tradisi Gerobak Sahur ini bukan sekadar membangunkan warga, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antar pemuda dan masyarakat di Kecamatan Nambo.

Kebersamaan yang terjalin diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai sosial dan budaya lokal selama bulan penuh berkah ini.

Dengan semangat gotong royong dan kekompakan, Kerukunan Anak Nambo membuktikan bahwa generasi muda tetap mampu menjaga tradisi walau di tengah zaman era digitalisasi serta menghadirkan energi positif di tengah masyarakat.(DQ74)

Komentar