Dalam kesempatan tersebut, Karding menambahkan, semua bupati yang hadir punya potensi masing-masing.
Pendekatan berbasis klaster daerah ini diharapkan membuat program ekspor lebih terarah, mulai dari produksi, standardisasi, pembiayaan, pengemasan, logistik, hingga akses pasar.
Dengan dukungan pemerintah pusat dan daerah, Anwar optimistis UMKM Sulteng dapat semakin berani mengambil peluang pasar internasional.
“Kita mau Sulawesi Tengah ini terkenal. Bukan cuma di nasional, tapi di internasional,” tegas Anwar Hafid.
Deklarasi Gerakan 1.000 Pelaku Usaha Ekspor tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi pemerintah, dunia usaha, perbankan, dan pelaku UMKM dalam membangun ekosistem ekspor dari Sulteng.
Dari Bumi Tadulako, semangat yang dibangun adalah satu: UMKM naik kelas, produk lokal mendunia, dan ekonomi Sulteng semakin kuat.












Komentar