Lebih lanjut, Wagub yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Sulteng ini menekankan pentingnya budaya membaca jurnal ilmiah, aktif menggali informasi dari internet, hingga melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi. Hal ini penting agar kompetensi para dokter tidak tertinggal oleh perkembangan zaman yang sangat cepat.
“Kalau kita tidak mau ikuti tren, maka makin susah mendiagnosis pasien,” tandasnya.
Turut hadir dalam seminar tersebut antara lain Kepala Cabang Prodia Palu, Musran Hasan Borahima, para dokter spesialis, dokter umum, perwakilan rumah sakit, organisasi profesi, serta mahasiswa kedokteran.








Komentar