54 Kader Posyandu Ikuti Bimtek Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Posyandu Dibuka Kepala Dinkes Banggai

gNews.co.id – Dalam rangka memperkuat peran kader kesehatan di tingkat desa dan kelurahan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banggai menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Orientasi Peningkatan Kapasitas Kader dan Pengelolaan Posyandu. Kegiatan ini berlangsung dari Senin, 7 Juli hingga Kamis, 10 Juli 2025 di Hotel Estrela, Luwuk.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Banggai, Syamsuarni Amirudin, yang direspons cepat oleh Kepala Dinas Kesehatan Hj. Nurmasita Datu Adam, S.Kep., Ns. Acara tersebut dibuka langsung oleh Kadis Kesehatan dan turut dihadiri oleh Kabid Yankes Abd. Haris Sibadu, SKM., M.Kes., serta PIC ILP Kabupaten Banggai, Irma Windriyati, SKM.

Kegiatan ini diikuti oleh 54 peserta yang terbagi dalam dua kelas, masing-masing berisi 27 kader Posyandu dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Luwuk Utara.

Narasumber yang hadir antara lain Marlinne A.L. Tiwow, SKM, Rita Maasi, SKM, dan Mindaynin Kalonggi, SKM, yang semuanya berasal dari internal Dinkes Banggai.

Dalam sambutannya, Hj. Nurmasita menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membekali para kader dengan pemahaman dan keterampilan terhadap 25 kompetensi pelayanan kesehatan primer, yang menjadi bagian dari program Integrasi Layanan Primer (ILP). Pelayanan ini mencakup seluruh siklus hidup, dari ibu hamil hingga lansia, dan dilaksanakan secara terpadu di Posyandu setiap bulan.

“Transformasi sistem kesehatan nasional menuntut kader untuk tidak sekadar hadir, tapi juga paham dan mampu dalam menjalankan tugasnya. Kegiatan ini menjadi pondasi agar pelayanan dasar di masyarakat dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menjadi langkah awal penilaian terhadap kemampuan kader dalam menerapkan kompetensi di lapangan. Evaluasi ini akan dijadikan dasar dalam pemberian insentif dan penyusunan rencana tindak lanjut oleh Puskesmas dan pemerintah desa, melalui alokasi Dana Desa maupun anggaran kesehatan lainnya.

Nurmasita berharap kader yang mengikuti pelatihan ini dapat menunjukkan keseriusan dan semangat dalam menjalankan tugas di lapangan. “Ilmu yang diberikan oleh narasumber sangat penting, jadi mohon diserap dengan sungguh-sungguh dan diterapkan sesuai kondisi di masyarakat,” tutupnya.

Komentar

News Feed