Kehadiran tokoh-tokoh penting seperti Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Sulteng, Haji Tjabani, dan tokoh agama Habib Ali Aljufri, semakin menambah kesakralan acara ini.
“Semoga apa yang menjadi cita-cita kita dapat terwujud ketika Ahmad Ali dan Abdul Karim Aljufri memimpin Sulawesi Tengah,” Juru Kunci Souraja, Mehdi Antara Datupalinge.
Setelah prosesi adat selesai, AA bersama rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kantor KPU Sulteng untuk secara resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur.
Longki Djanggola yang juga Gubernur Sulteng periode 2011-2021 melepas keberangkatan pasangan ini dari Souraja.
Di mana Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulteng itu memberikan pesan penting kepada masyarakat adat.
“Saya mengajak masyarakat adat untuk memilih pemimpin yang menghormati adat istiadat daerah. Ahmad Ali dan Abdul Karim Aljufri telah menunjukkan bahwa mereka memahami betul soal keadatan. Ini adalah bentuk penghormatan yang patut diapresiasi,” ujar Longki.
Menurut Longki, keterlibatan masyarakat adat dalam membangun Sulteng adalah hal yang sangat penting, dan pasangan BerAmal telah menunjukkan komitmennya untuk melestarikan nilai-nilai adat di daerah ini.
Baca: Jumat Mendengar Salah Satu Program Balon Gubernur Ahmad Ali untuk Serap Aspirasi Masyarakat Sulteng














Komentar