Ahmad Ali, Cagub Sulteng yang Berada di Antara Korban Bencana Alam 28 September 2018: Pelajaran untuk Tidak Mengulangi Kesalahan

Ahmad Ali juga menambahkan bahwa peringatan tragedi ini tidak semata-mata untuk mengenang duka, tetapi sebagai momen refleksi agar kesalahan yang pernah terjadi tidak terulang kembali.

“Ini bukan hanya tentang mengenang kesedihan, tapi tentang bagaimana kita belajar dari kesalahan masa lalu dan memperbaiki sistem serta infrastruktur yang lebih tangguh terhadap bencana,” jelas Ahmad Ali.

Ahmad Ali bukanlah sosok yang asing dalam penanganan bencana di Suteng. Pada 2018, sebagai anggota Komisi VII DPR RI, ia terjun langsung membantu para korban bencana dengan memberikan bantuan serta memastikan distribusi logistik berjalan dengan baik di lapangan.

Bersama Partai NasDem, Dia aktif mengunjungi kamp pengungsian dan menyalurkan bantuan bagi para penyintas.

Melalui peringatan ini, Ahmad Ali berharap seluruh pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun organisasi, dapat lebih sigap dalam memperkuat kesiapsiagaan bencana di masa mendatang.

Ia juga mendorong adanya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam hal mitigasi bencana, sehingga tak ada lagi korban berjatuhan akibat kurangnya antisipasi.

“Peristiwa ini mengajarkan kita untuk lebih peka, lebih siap, dan selalu mengutamakan keselamatan masyarakat. Kita harus memastikan Sulawesi Tengah lebih tangguh menghadapi bencana yang mungkin terjadi di masa depan,” katanya.

Tragedi 28 September 2018 kini menjadi pengingat kolektif bagi masyarakat Sulteng untuk selalu waspada dan lebih tanggap dalam menghadapi potensi bencana di masa yang akan datang.

Baca: Ini Solusi Cagub Sulteng Ahmad Ali untuk Lapangan Kerja Anak Muda

Komentar