gNews.co.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun 2026 sebagai langkah awal konsolidasi menuju Pemilihan Umum (Pemilu) 2029.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor DPD Gerindra Sulteng, Sabtu (14/2/2026), ini dihadiri oleh seluruh jajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Kabupaten/Kota.
Rakerda tersebut dirancang sebagai forum strategis untuk menyatukan visi, mengevaluasi kinerja, serta merumuskan langkah taktis partai dalam menghadapi dinamika politik ke depan.
Pada kesempatan itu, Sekertaris DPD Gerindra Sulteng, Abdul KArim Aljufri memberikan arahan sekaligus melakukan absensi kehadiran seluruh pengurus DPD, DPC Kabupaten/Kota, serta para anggota legislatif dari provinsi hingga kabupaten dan kota.
Menurutnya, Rakerda partai merupakan kegiatan yang wajib diikuti setiap kader, utamanya para ketua-ketua partai dan anggota legislatif dari Gerindra.
“Tidak ada acara yang lebih penting dibanding kegiatan partai. Karena kalian menjadi anggota dewan berasal dari partai,” tegas AKA sapaan karib Abdul Karim Aljufri.
Mantan juara dunia pencak silat itu menyindir tegas beberapa kader, ketua, dan anggota legislatif yang tak menghadiri acara Rakerda tersebut, padahal kegiatan itu sempat ditunda oleh Ketua DPD Gerindra Sulteng, Longki Djanggola dengan pertimbangan agar seluruh kader partai bisa hadir.
Namun, sebut Abdul Karim, yang terjadi masih saja ada kader partai yang tidak menghadiri kegiatan yang sangat penting ini.
Sementara, Ketua DPD Gerindra Sulteng, Longki Djanggola menegaskan bahwa Rakerda bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan momentum penting untuk memperkuat soliditas dan semangat juang kader.
“Ini adalah momentum untuk menyatukan langkah dan memastikan seluruh struktur partai bergerak dalam satu komando, sesuai dengan garis perjuangan dan ideologi partai,” ujar Longki di hadapan para kader.
Dalam arahannya, mantan Gubernur Sulteng dua periode itu juga menyampaikan pesan khusus dari Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Presiden RI, Prabowo Subianto. Longki mengingatkan agar seluruh kader terus bekerja membangun nama baik partai dan hadir di tengah masyarakat.
“Gerindra harus menjadi solusi bagi persoalan masyarakat. Kader tidak boleh diam, harus bergerak hingga ke pelosok desa dan menyentuh langsung kebutuhan rakyat,” tegas Longki mengutip instruksi Presiden Prabowo.
Baca: Kompak Bergerak Berbagi, PD PIRA Sulteng Perkuat Kepedulian Sosial di HUT ke-18 Partai Gerindra














Komentar