Pemerintah daerah juga akan mengalokasikan 2 persen dari dana transfer umum atau Dana Alokasi Umum dan Dana Bagi Hasil dalam bentuk subsidi transportasi.
“Pelaku usaha berharap agar berbagai bansos dan subsidi yang akan didistribusikan pemerintah harus tepat waktu dan tepat sasaran. Jangan sampai ada lagi warga yang menerima yang bukan haknya, untuk itu diperlukan data yang akurat dan pengawasan yang tepat,” katanya.
Pelaku usaha juga mengajak berbagai kalangan agar dapat memahami kebijakan pemerintah yang menaikkan harga BBM bersubsidi.
“Semuanya untuk daya tahan ekonomi kita di tengah gejolak ekonomi global yang tidak pasti,” ujar Sarman.
“Kita harus mensyukuri bahwa dalam situasi ekonomi global yang sedang bergejolak,” sambung Sarman.
Ekonomi nasional katanya, masih tumbuh. Artinya proses pemulihan ekonomi kita berjalan baik.
“Produktivitas dan geliat ekonomi kita tumbuh positif dan konsumsi rumah tangga masih terjaga dengan baik,” ungkapnya.
Sarman mengajak semua pihak menjaga momentum dan kondisi yang ada guna menciptakan iklim usaha dan investasi yang kondusif agar calon investor tidak ragu masuk ke Indonesia. BB








Komentar