Sangat disayangkan ujar Sofyan Farid, perusahaan sekelas PT GNI lalai membangun suasana hubungan industrial di perusahaananya akibat lemahnya pembinaan.
Ia pun kembali menyarankan agar aktivitas PT GNI dihentikan sementara hingga suasana di kawasan perusahaan industri nikel itu kembali kondusif.
“Sekadar saran, sebaiknya aktivitas perusahaan dihentikan dulu sampai suasana kondusuif. Ini untuk meredam konflik dan menghindari adanya korban jatuh,” ujar Sofyan Farid.
Ia juga menekankan agar aparat keamana bersikap netral dalam mengamankan kerusuhan yang terjadi di PT GNI.
“Saya percaya Polres Morowali Utara sudah meraih zona hijau pelayanan. Kedua belah pihak bisa dimediasi kepolisian. Sementara itu PT GNI mulai berbenah menjalankan seluruh tuntutan pekerja dan memperbaiki soal K3 yang disarankan DPR RI,” tandasnya.
Sementara Kapolres Morut, AKBP Ade Nurkamdani yang dikonfirmasi lewat kontak aplikasi WatsApp hingga berita ini tayang belum memberikan tanggapan mengenai pemicu bentok.
Baca: Investigasi Korban Tewas di PT GNI Harus Transparan dan Libatkan Sejumlah Pihak








Komentar