gNews.co.id, Banggai – Menghadapi musim penghujan, Bupati Banggai Ir. H. Amirudin, MM, menginstruksikan pihak PDAM untuk segera memperbaiki instalasi pipa air yang dinilai menjadi penyebab utama penyumbatan saluran dan banjir di wilayah Kota Luwuk.
Instruksi ini disampaikan langsung oleh Bupati Amirudin saat melakukan kunjungan ke Kantor PDAM Banggai beberapa waktu lalu.
Dalam kunjungan tersebut, ia menyoroti banyaknya pipa dan selang PDAM yang diletakkan di dalam got atau saluran air, sehingga menyumbat aliran air, terutama saat hujan deras.
Banjir kembali terjadi pada Selasa, 15 Juli 2025, tepatnya di depan Kantor Kejaksaan Negeri Banggai. Penyebab utama banjir diketahui berasal dari pipa PDAM yang menutup aliran air dan jembatan kecil di kawasan tersebut.
Camat Luwuk, Ridwan Polopa, bersama staf kecamatan, langsung turun ke lokasi untuk membersihkan sampah dan puing yang menyumbat saluran air akibat pipa-pipa yang dibiarkan berserakan.
Ridwan menyatakan bahwa kondisi ini sudah sangat mendesak dan harus segera ditangani. “Banyak pipa PDAM yang tidak terorganisir, bahkan menghambat aliran air. Ini yang memperparah banjir saat hujan deras,” ungkapnya.
Aksi penanganan dilakukan langsung pada hari kejadian banjir, Selasa, 15 Juli 2025, di kawasan Kejaksaan Negeri Banggai, Kecamatan Luwuk.
Selain karena saluran yang dangkal dan tumpukan sampah, penempatan pipa PDAM yang sembarangan turut menjadi penyebab utama. Got tersumbat karena pipa dan lumpur yang mengendap, sehingga aliran air tak lagi lancar saat hujan mengguyur.
Sebagai tindak lanjut, Forkopimcam Luwuk akan menggelar kerja bakti massal pada Jumat mendatang untuk membersihkan saluran air secara menyeluruh.
“Kami akan turun bersama Forkopimcam membersihkan semua lumpur dan sumbatan yang menyebabkan banjir. Ini langkah konkret menghadapi musim hujan,” ujar Camat Ridwan.
Pemkab Banggai juga menyatakan komitmennya untuk melakukan penataan ulang sistem drainase dan instalasi PDAM agar wilayah kota tetap aman dan nyaman selama musim hujan.













Komentar