Carut Marut Proyek BP2W Sulteng, Timbunan Bekas Galian Campur Kayu

Dalam rapat itu, kata dia, sesuai dengan kesepakatan, mereka akan mengembalikan ke kondisi awal seperti sebelum dilakukan penggalian.

“Kemaran di rapat kami minta uuntk di tambahkan urpil dan dipadatkan memakai alat pemadatan standar, akan kami tegur lagi mereka,” katanya.

Namun setelah dikirimkan gambar terkini pekerjaan yang terkesan dilaksanakan serampangan, PPTK mengaku akan menegur pihak pelaksana.

“Ok terima kasih infonya, segera kami akan bikin teguran dan segera saya follow up ke pimpinan,” jawab Hamzah.

Sementara Kepala BP2W Sulteng, Sahabudin yang dikonfirmasi enggan memberikan tanggapan.

Ia menyarankan agar menghubungi pejabat teknisnya mengenai kondisi pekerjaan yang dimaksud.

“Ke PPK ya, ini tehnis, Silahkan, sabar pak, ada di kantor dia,” ujar Sahabuddin via layanan WA, Kamis (11/5/2023).

Kepala Satuan Kerja (Kasatker), Tarso dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Helmi selaku PPK Air minum BP2W yang dikonfirmasi melalui aplikasi Whatsapp tidak memberikan jawaban apapun.

Padahal, konfirmasi yang dikirimkan sudah tercentang biri yang menandakan pesan sudah dibaca.

Baca: BP2W Sulteng Diserang Kabalai ‘Melawan’, Kejati Didesak Usut Aroma Korupsinya

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar