Menanggapi tuntutan HMI, Fairus Maskati menyaatakan bahwa tuntutan mahasiswa akan disampaikan kepada Ketua DPRD Sulteng serta Komisi III yang membidangi masalah pembangunanan yang berkaitan sumber daya alam, tambang dan sebagainya.
Fairus Husen juga menegaskan bahwa atas nama pribadi maupun atas nama Ketua DPW PPP Sulteng, dan selaku anggota DPRD Provinsi Sulteng menolak kenaikan BBM.
Dengan tegas dan lantang bahwa Ia akan menjadi garda terdepan bersama HMI Cabang Palu dan masyarakat yang menolak naiknya harga BBM.
“Karena sangat berdampak kepada kehidupan perekonomian masyarakat, khususnya bagi yang memiliki perekonomian menengah ke bawah,” tandas Fairus Maskati.
Tak puas hanya sampai disitu, para aktivis HMI ini juga mendesak agar Fairus secara kelembagaan menyatakan sikapnya.
Namun Fairus mengungkapkan bahwa yang membidangi masalah ini adalah Komisi III, sehingga pendemo ini pun kemudian bertahan di gedung DPRD hingga pukul 16.00 Wita.
Setelah melalui perdebatan yang cukup alot, Fairus Maskati langsung menelepon Wakil Ketua Komisi III DPRD Sulteng Zainal Abidin Ishak terkait permintaan HMI Cabang Palu untuk bisa melakukan rapat dengar pendapat atau RDP bersama Komisi III.
Pada kesempatan itu, Zainal Abidin Ishak menyahutinya siap menerima HMI Cabang Palu untuk melakukan RDP terkait dengan isu rencana pemerintah menaikkan harga BBM, Selasa (6/9/2022) pekan depan.
Mendengar pernyataan itu, para pendemo kemudian menyampaikan akan menagih janji tersebut dan kemudian kembali dengan tertib. BB








Komentar