Festival Raodhah dan Haul Guru Tua, Prof. Lukman: Warisan Beliau kepada Dunia

Puluhan ribu umat Muslim diperkirakan memadati lokasi, menjadikannya salah satu event keagamaan terbesar di Kawasan Timur Indonesia (KTI). Prof. Lukman, yang pernah menjabat Sekjen PB Alkhairaat, menekankan bahwa momentum ini juga menjadi penggerak ekonomi lokal. 

“Kedatangan ribuan pengunjung berdampak positif pada sektor transportasi, akomodasi, UMKM, dan kuliner. Ini peluang besar yang harus dimanfaatkan,” tegas Prof. Lukman.

Warisan Guru Tua yang Abadi

Haul Guru Tua merupakan bentuk penghormatan terhadap Sayyid Idrus bin Salim Aljufri, pendiri Alkhairaat yang gigih menyebarkan dakwah dan pendidikan Islam di Indonesia Timur.

Berkat perjuangannya, Alkhairaat kini memiliki lebih dari 1.700 lembaga pendidikan, mulai dari PAUD hingga perguruan tinggi, termasuk Universitas Alkhairaat dan sejumlah unit usaha lainnya. 

“Guru Tua mewakafkan hidupnya untuk bangsa. Festival Raodhah dan Haul adalah bentuk syukur sekaligus sarana memperkenalkan warisan beliau kepada dunia,” ungkap Prof. Lukman. 

Ia pun mengajak seluruh pihak, mulai dari masyarakat, pemerintah daerah, hingga pusat, untuk bersama-sama mengembangkan event ini sebagai wisata religi unggulan nasional, demi kemajuan spiritual, budaya, dan ekonomi Sulteng.

Baca: PB Alkhairaat Tegaskan tak Ada Klaim Struktural dalam Dukungan Politik di Pilkada: Misi Utama Guru Tua Pendidikan dan Dakwah

Komentar