Gejala Nakal Perusahaan Milik Negara di Proyek SPAM Pasigala! Asbudianto: Kontraktor Kerja Asal-asalan

Di mana PT PP sudah menggali bahu jalan sepanjang ruas Biromaru-Karanjalemba, namun dalam pengerjaannya kembali menggunakan material asal-asalan.

Paket ini menelan anggaran dengan kontrak sebesar Rp155.424.228.000,00 yang melekat di Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Prasarana Permukiman BP2W Sulteng.

Paket ini digarap oleh perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Pembangunan Perumahan (PP) Persero Tbk yang beralamat di Jalan Letjend TB Simatupang No 57 Pasar Rebo Jakarta Timur.

Carut Marut Proyek BP2W Sulteng, Timbunan Bakas Galian Campur Kayu

Diberitakan sebelumnya, lagi-lagi proyek SPAM Pasigala milik BP2W Sulteng menuai sorotan tajam, lantaran material yang dipakai tanah bercampur ranting kayu dan akar pohon.

Paket proyek ini bernama Pembangunan Pipa Distribusi Air dan Sambungan Rumah Zona 3 dan Zona 4 di Kota Palu.

Paket tersebut berasal dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang melekat pada Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Prasarana Permukiman (BP2W) Provinsi Sulteng.

Tak main-main anggaran yang digelontorkan, yakni dengan nilai kontrak Rp155 lebih.

Wajar jadi sorotan, karena pelaksanaan galian dan perbaikan bahu jalan provinsi di ruas Biromaru-Karanjalemba akibat proyek galian pipa penyediaan Sistem Air Minum (SPAM) Palu, Sigi dan Donggala (PASIGALA) terkesan serampangan.

Baca: Anggaran Ratusan Miliar, Material Timbunan Proyek BP2W Disorot

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar