Gelar Pelatihan Absensi Online bagi PTK PAUD Disdikbud Banggai Dukung Disiplin ASN

gNews.co.id – Dalam rangka mendukung instruksi Bupati Banggai Ir. H. Amirudin, MM mengenai penerapan absensi online sebagai bentuk penguatan disiplin ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Banggai menggelar pelatihan absensi digital bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) PAUD.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 28 Juli 2025, pukul 14.00–18.00 WITA, bertempat di Kantor UPT/Kordik Kecamatan Luwuk Selatan, dan dihadiri oleh para pengurus serta anggota Koordinator Pendidikan (Kordik) se-Kecamatan.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber utama Yulianto Mangendre, S.Pd, yang membawakan materi tentang sistem Absensi Digital untuk Guru PAUD.

Plt. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) sekaligus Kepala Disdikbud Banggai, Safrudin Hinelo, S.STP., M.Si, yang akrab disapa Didi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program ( Disiplin Pegawai 2025-2030 ) yang dicanangkan oleh Pemda Banggai.

Sosialisasi dan pelatihan absensi online ini penting, terutama untuk tenaga pendidik PAUD, agar mereka memahami sistem digital yang kini menjadi standar kedisiplinan kerja di Pemda,” ungkap Didi.

Ia juga menegaskan bahwa dukungan penuh terhadap program ini telah menghasilkan sinergi positif antara Penilik, ASN, dan Non-ASN di lingkungan pendidikan.

Menurutnya, penerapan absensi digital akan mendorong pelayanan pendidikan yang profesional, transparan, dan modern di Banggai.

Senada dengan itu, Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Non Formal (PNF), Syamsul Bahri Lanta, S.STP, menyatakan bahwa pelaksanaan absensi online tetap memperhatikan wilayah jangkauan sekolah.

Selain itu, pihaknya juga tetap memberlakukan absensi manual sebagai bentuk kontrol kehadiran secara menyeluruh.

Absensi manual tetap diterapkan sebagai pelengkap sistem digital, agar pengawasan terhadap kehadiran tenaga pendidik, khususnya ASN, tetap berjalan.

Kami berharap Disdikbud dapat menjadi contoh bagi OPD lainnya,” tutup Syamsul.

Komentar