gNews.co.id – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan bahwa sepuluh hari terakhir bulan suci Ramadan merupakan fase paling krusial dan penuh keutamaan bagi umat Muslim.
Pasalnya, di periode tersebut terdapat malam Lailatul Qadar, malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan.
Pernyataan itu disampaikan Anwar Hafid usai melaksanakan Salat Subuh sekaligus menutup rangkaian Iktikaf Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Al-Mujahidin, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Kamis (20/3/2026).
“Intinya, kemuliaan Ramadan itu berada di akhir-akhirnya, karena di situlah adanya malam Lailatul Qadar,” ujar Anwar Hafid di hadapan jamaah.
Orang nomor satu di Sulawesi Tengah itu menjelaskan bahwa malam Lailatul Qadar senantiasa hadir setiap Ramadan.
Namun, yang menjadi pembeda adalah bagaimana setiap insan memaknai dan mengisi malam tersebut dengan amal ibadah.
“Persoalannya, apa yang kita lakukan pada malam itu? Apakah kita isi dengan kebaikan atau tidak? Jika diisi kebaikan, pahalanya akan berlipat ganda seperti beribadah selama seribu bulan,” katanya.
Ia menambahkan, pelaksanaan iktikaf pada 10 hari terakhir Ramadan merupakan wujud nyata upaya menghidupkan malam-malam penuh kemuliaan dengan berbagai aktivitas spiritual dan keagamaan.
Bagian dari Program BERANI Berkah
Kegiatan keagamaan ini juga menjadi bagian dari program unggulan BERANI Berkah, yang masuk dalam inisiatif 9 BERANI Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
Program tersebut diarahkan untuk mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat, tidak hanya dari sisi pembangunan fisik, tetapi juga penguatan spiritualitas.
“Karena itulah kita adakan iktikaf di 10 hari terakhir bulan Ramadan, agar malam-malam terakhir ini diisi dengan kegiatan spiritual yang mendekatkan diri kepada Allah SWT. Iktikaf ini adalah bagian dari ikhtiar kita membangun Sulawesi Tengah yang semakin berkah,” jelas Gubernur Anwar Hafid.
Pada kesempatan yang sama, Ia menegaskan bahwa program BERANI Berkah bukan sekadar janji politik, melainkan komitmen nyata untuk menghadirkan keberkahan di Bumi Tadulako.
“BERANI Berkah itu bukan program politik. Saya ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama memohon pertolongan Allah SWT,” tegasnya.
Inspirasi dari Negeri Saba’
Ia kemudian mengutip Al-Quran Surah Saba ayat 15 tentang negeri Saba’ yang digambarkan sebagai negeri terbaik (baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur).
Baca: Anwar Hafid Bersama Empat Kepala Daerah Lainnya Dinobatkan sebagai Gubernur yang Bijak No Flexing














Komentar