Rapat ini bertujuan menciptakan kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan pelaku industri untuk menangani berbagai persoalan secara lebih sistematis dan terintegrasi. Gubernur Anwar Hafid mengapresiasi komitmen yang ditunjukkan para tenant.
“Ini adalah hal yang sangat baik. Teman-teman di sini menunjukkan kepedulian dan memiliki komitmen untuk terus memperbaiki tata kelola,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Gubernur Anwar Hafid menjelaskan bahwa cakupan tata kelola industri yang baik tidak terbatas pada aspek lingkungan.
Ia menekankan pentingnya memperhatikan isu ketenagakerjaan yang adil serta dampak sosial ekonomi bagi masyarakat lokal, mulai dari penyerapan tenaga kerja, pemberdayaan UMKM, hingga pembangunan infrastruktur pendukung.
“Sinergi antara Pemprov Sulteng dan seluruh tenant IMIP harus mampu menciptakan ekosistem industri yang tidak hanya produktif secara ekonomi, tetapi juga adil dan berkelanjutan bagi semua pihak,” katanya.
Melalui forum ini, diharapkan tercipta sebuah model pengawasan dan pembinaan kolaboratif yang dapat memastikan operasional industri memberikan manfaat optimal bagi daerah, sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan dan keharmonisan sosial di Sulteng.
“Semoga kerja sama ini membawa manfaat yang lebih besar dan mendorong IMIP menjadi kawasan industri percontohan yang tertib, berkelanjutan, dan berkeadilan,” jelas Anwar Hafid menutup pertemuan.
Baca: Gubernur Anwar Hafid Dorong Ekonomi Kerakyatan Lewat Program BERANI Tangkap Kembangkan Budidaya Ikan









Komentar