gNews.co.id – Gubernur Sulteng Anwar Hafid menerima kunjungan kerja Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) yang dipimpin oleh Longki Djanggola dalam rangka masa reses di ruang kerja pada Selasa (15/4/2025).
Kunjungan ini menjadi momen penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pusat, sekaligus membahas berbagai isu strategis di bidang pemerintahan, terutama terkait konflik agraria, rotasi jabatan, serta pengangkatan CPNS dan PPPK.
Hadirkan Solusi Konflik Agraria
Gubernur Anwar Hafid menyampaikan pentingnya pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Penyelesaian Konflik Agraria di Sulawesi Tengah (Sulteng) untuk menangani berbagai persoalan agraria yang melibatkan sektor perkebunan sawit dan industri lainnya.
“Konflik agraria di Sulteng berdampak signifikan terhadap masyarakat dan lingkungan. Kami berharap dukungan dari pemerintah pusat dan Komisi II DPR RI untuk mempercepat penyelesaiannya,” ujar Gubernur Anwar Hafid.
Usulan Rotasi Jabatan dan Pengangkatan CPNS-PPPK
Selain itu, Gubernur juga mengusulkan:
1. Evaluasi kebijakan rotasi jabatan yang melibatkan Badan Kepegawaian Negara (BKN), dengan mempertimbangkan percepatan pelayanan








Komentar