gNews.co.id,- Sebaran kabut asap yang mencapai wilayah Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, menjadi perhatian pemerintah daerah.
Menyikapi kondisi tersebut, Bupati Banggai mengarahkan instansi terkait untuk meningkatkan kewaspadaan dan menyiapkan langkah perlindungan bagi masyarakat.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai bergerak menindaklanjuti kondisi tersebut. Salah satu langkah yang disiapkan adalah pembagian masker gratis kepada masyarakat pada Kamis (15/10/2026).
Imbauan kewaspadaan itu disampaikan melalui Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banggai, H. Moh. Rifai Mahiwa, SE., M.Si., menyusul informasi sebaran kabut asap yang terpantau melalui analisis citra satelit Himawari-9 yang dirilis BMKG Mutiara Palu pada Selasa (13/10/2026) pukul 14.00 WITA.
Saat dikonfirmasi awak media, Rabu (14/10/2026), Rifai meminta masyarakat tidak mengabaikan kondisi tersebut, terutama ketika beraktivitas di luar rumah.
Ia mengimbau warga menggunakan masker untuk mengurangi paparan partikel asap yang berpotensi mengganggu kesehatan saluran pernapasan.
Kami meminta masyarakat Banggai untuk berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah dan menggunakan masker sebagai langkah perlindungan dari paparan kabut asap,” ujarnya.
BPBD Siapkan Koordinasi Lintas Instansi
Rifai, yang akrab disapa Fay, mengatakan BPBD Kabupaten Banggai besok akan menggelar rapat bersama instansi terkait untuk membahas langkah penanganan kabut asap yang berdampak hingga wilayah setempat.
Menurutnya, koordinasi lintas instansi diperlukan agar langkah penanganan dapat disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan dan kebutuhan masyarakat.
Ia menjelaskan, BPBD selama ini juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat di sejumlah kecamatan terkait pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Dalam sosialisasi tersebut, warga diingatkan agar tidak melakukan pembakaran secara sembarangan karena dapat memicu kebakaran dan menimbulkan dampak terhadap lingkungan maupun kesehatan.
Terkait kabut asap yang kini menyelimuti Banggai, Rifai menyebutkan bahwa asap tersebut diduga berasal dari wilayah lain. Namun, asal sebaran asap tersebut tetap perlu dipastikan berdasarkan informasi resmi dari instansi berwenang.
Kondisi kabut asap ini harus menjadi perhatian bersama karena sebarannya semakin mengkhawatirkan,” tegasnya.
Dinas Kesehatan Siapkan Pembagian Masker Gratis
Langkah perlindungan kesehatan juga disiapkan Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai, Nurmasita Datu Adam, menyampaikan bahwa pihaknya telah turun langsung ke masyarakat untuk melihat kondisi sekaligus memberikan imbauan terkait dampak kabut asap.
Sebagai tindak lanjut, Dinas Kesehatan berencana membagikan masker gratis dengan melibatkan BPBD dan relawan pada Kamis (15/10/2026).
Pembagian masker ini diharapkan membantu masyarakat mengurangi paparan asap, terutama bagi warga yang harus beraktivitas di luar ruangan.
Selain pembagian masker, masyarakat diimbau mengurangi kegiatan di luar rumah apabila tidak mendesak. Warga yang mengalami keluhan pernapasan juga diminta segera mencari pertolongan medis.
Di tengah kondisi tersebut, seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan menyampaikan kekhawatirannya kepada awak media.
Warga itu mengaku kabut asap telah mengganggu jarak pandang dan kenyamanan masyarakat saat menjalankan aktivitas sehari-hari.
Berdasarkan perkiraannya, jarak pandang di lokasi yang diamatinya hanya sekitar 60 meter. Kondisi tersebut, menurutnya, perlu mendapat perhatian, khususnya bagi pengendara dan pengguna jalan.
Namun, angka tersebut merupakan perkiraan warga dan bukan hasil pengukuran resmi. Tingkat visibilitas serta kondisi kualitas udara masih perlu dikonfirmasi melalui pengukuran atau informasi dari instansi berwenang.
Warga tersebut juga berharap pemerintah daerah mempertimbangkan pendirian posko pelayanan kesehatan di sejumlah titik keramaian agar masyarakat lebih mudah memperoleh bantuan apabila mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap.
Ia menilai pembagian masker gratis menjadi salah satu langkah yang dibutuhkan masyarakat untuk menghadapi kondisi tersebut.
BPBD Kabupaten Banggai menyampaikan bahwa pembagian masker gratis dijadwalkan berlangsung pada Kamis (15/10/2026), mulai pukul 07.00 WITA hingga selesai.
Kegiatan tersebut direncanakan melibatkan BPBD, Dinas Kesehatan, dan relawan untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan perlindungan dari paparan kabut asap.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan terus memantau perkembangan sebaran asap dan mengambil langkah sesuai kondisi di lapangan.
Di sisi lain, masyarakat diimbau tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, menggunakan masker saat berada di luar ruangan, serta membatasi aktivitas luar rumah apabila tidak mendesak.
Informasi resmi mengenai perkembangan sebaran asap, jarak pandang, dan kualitas udara juga penting menjadi acuan masyarakat dalam menentukan langkah perlindungan diri.
Dengan koordinasi lintas instansi dan partisipasi masyarakat, dampak kabut asap terhadap kesehatan serta aktivitas warga Kabupaten Banggai diharapkan dapat diminimalkan.(DQ74).














Komentar