Sementara Sekretaris Jenderal (Sekjen) JMSI, Eko Pamuji dalam sambutannya mengatakan, pengurus pusat JMSI sangat mengapresiasi kegiatan yang telah diselenggarakan JMSI Aceh yaitu malam penganugrahan JMSI Aceh Awards.
“Kami benar – benar sangat mengapresiasi, begitu luar biasanya dan hebobnya kegiatan yang dilaksanakan JMSI Aceh ini,” puji Sekjen JMSI Eko Pamuji.
Eko Pamuji menyampaikan, makna Awards ini buka ecek – ecek, bukan hal sepeleh, tapi inilah sebenarnya salah satu kegiatan yang terus didorong oleh JMSI agar supaya JMSI tidak hanya sekedar pengelolaan media, tapi juga berurusan dengan humanisme.
Penghargaan Jurnalistik baik foto, video dan karya tulis adalah salah satu kegiatan humanisme yakni menyapa dan memanusiakan manusia.
“Kita boleh terus berbisnis, tapi memanusiakan manusia tetap harus dilakukan,” katanya.
Dikatakan, JMSI sebenarnya adalah organisasi para pengelola media atau para pemilik media. Jadi yang ada di kepengurusan JMSI ini adalah para tokoh – tokoh pebisnis media, para pemilik media sehingga merekalah sebenarnya yang bisa menggetarkan Indonesia dengan hasil karya – karyanya.
JMSI Hadir untuk dua hal yakni; Pertama, sebagai insan bisnis yang harus menyehatkan seluruh anggotanya, karena ketika media di JMSI sehat semuanya, maka awak medianya juga ikut sehat. Kedua, sehat dari sisi konten atau isi berita.
“Bapak – bapak mengkin sering membaca berita yang baru alinea pertama saja perut sudah mules, karena tidak menemukan apa sebenarnya inti dan isi dari berita itu. Nah JMSI hadir untuk membenahi itu, sehingga melahirkan jurnalis – jurnalis yang bisa menulis dengan baik, profesional dan berkualitas,” terangnya.
“JMSI ini sangat selektif dalam menerima anggota, sehingga hanya yang memenuhi syarat administrasi dan kontennya baik bisa bergabung di JMSI. Yang belum, akan dibina sehingga bisa melahirkan karya jurnalis yang berkualitas,” tandasnya.
Baca: Audiens dengan Pihak Polda, Ketua JMSI Sulteng Tekankan Anggotanya Wajib UKW








Komentar