gNews.co.id,- Sebagai seorang tenaga kesehatan dan kualitas pelayanan terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Kintom, Kabupaten Banggai.
Temuan ini terungkap dalam kajian policy brief yang dilakukan oleh peneliti Rahmad Sambel mahasiswa Program Studi Magister (S2) Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Luwuk.
pada periode Januari – Februari 2026 dengan melibatkan 96 responden pasien.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua variabel, yakni kinerja tenaga kesehatan dan kualitas pelayanan, secara simultan memberikan kontribusi sebesar 68,4 persen terhadap tingkat kepuasan pasien. Sementara itu, sisanya dipengaruhi oleh faktor lain seperti biaya layanan, jarak tempuh, serta ekspektasi pribadi pasien.
Secara statistik, kinerja tenaga kesehatan berpengaruh signifikan positif terhadap kepuasan pasien dengan nilai p-value 0,001. Selain itu, kualitas pelayanan juga menunjukkan pengaruh signifikan dengan p-value 0,003, yang menegaskan bahwa mutu layanan menjadi faktor penting dalam membentuk persepsi kepuasan masyarakat.
Dari sisi persepsi responden, sebanyak 78,1 persen menilai kinerja tenaga kesehatan berada pada kategori baik. Sementara itu, kualitas pelayanan memperoleh penilaian baik dari 71,9 persen responden. Tingkat kepuasan pasien secara keseluruhan tercatat mencapai 75 persen dalam kategori puas.
Namun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi sejumlah tantangan di lapangan, seperti beban kerja tenaga kesehatan yang belum seimbang, sistem administrasi yang masih manual, keterbatasan sarana dan prasarana, serta minimnya pelatihan rutin bagi tenaga kesehatan.
Untuk menjawab tantangan tersebut, peneliti merekomendasikan sejumlah langkah strategis, antara lain peningkatan pelatihan komunikasi tenaga kesehatan, penerapan sistem antrean berbasis nomor, perbaikan fasilitas ruang tunggu, serta penguatan sistem informasi pelayanan kesehatan.
Selain itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai juga didorong untuk menambah jumlah tenaga kesehatan, meningkatkan kualitas sarana dan prasarana, serta memperkuat pengawasan Standar Pelayanan Minimal (SPM) secara berkala.
Dengan implementasi rekomendasi tersebut, diharapkan Puskesmas Kintom dapat terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan menjadi pusat layanan primer yang lebih profesional, cepat, serta berorientasi pada kepuasan masyarakat.(DQ74)








Komentar