Namun, perlu ditegaskan bahwa Beniyanto tidak melakukan kekerasan maupun menghasut massa untuk berbuat anarkis.
“Tujuan kehadiran beliau di lokasi semata-mata untuk melerai dan mencegah situasi agar tidak berkembang menjadi kerusuhan,” ungkap pernyataan resmi dari Tim Media Centre Beniyanto Tamoreka yang diterima redaksi gNews.co.id pada Senin (7/4/2025).
Tidak berselang lama setelah Ir. Beniyanto tiba, aparat dari Polres Banggai dan pihak Bawaslu setempat datang ke lokasi. Ir. Beniyanto bahkan meminta massa untuk segera membubarkan diri demi menjaga kondusivitas daerah.
Tim Media Centre juga menyesalkan beredarnya video yang dipelintir dan dipotong sehingga menimbulkan persepsi yang keliru di masyarakat.
“Video yang beredar di media sosial telah disunting sedemikian rupa, sehingga tidak mencerminkan fakta sebenarnya di lapangan,” katanya.
Pihak Ir. Beniyanto berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi yang berkembang dan mengajak semua pihak untuk menjaga suasana demokrasi yang damai dan bermartabat.












Komentar