Langkah Sepihak Perwakilan Penambang Poboya Ajukan Draf Kerja Sama ke CPM? Hj Cica Kecewa Berat, Lembaga DPRD Diabaikan

gNews.co.id – Ketua Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Arnila Hi. Moh. Ali meluapkan kekecewaannya menyusul langkah sepihak yang dilakukan oleh sejumlah perwakilan penambang Poboya. 

Dilansir Radar Palu, Arnila menilai tindakan tersebut telah mengabaikan lembaga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulteng, padahal selama ini para penambang meminta pendampingan langsung dari legislatif.

Kekecewaan itu disampaikan Arnila yang karib disapa Hajah (Hj) Cica dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama PT Citra Palu Mineral (CPM) dan masyarakat penambang Poboya, yang digelar di gedung DPRD Sulteng, Senin (23/2/2026). 

Dalam rapat tersebut, Arnila mengungkapkan bahwa perwakilan penambang diam-diam terbang ke Jakarta dan mengajukan draf kerja sama operasional tambang Poboya langsung kepada pihak PT CPM, tanpa sepengetahuan dan koordinasi dengan DPRD.

“Kalian rupanya sudah ke Jakarta dan mengambil langkah sendiri tanpa menyampaikan ke kami di DPRD Sulteng,” ujar Arnila dengan nada tegas di hadapan peserta rapat.

Arnila menegaskan, sejak awal rangkaian aksi demonstrasi yang digelar masyarakat penambang, mereka selalu meminta DPRD untuk mendampingi dan mengawal aspirasi yang disuarakan.

Baca: Draf Kerja Sama dari Perwakilan Penambang Poboya Masih Dikaji: PT CPM Prioritas CSR dan Pemberdayaan

Komentar