Ia mendesak agar program ini dipastikan keberlanjutannya secara permanen. Hal ini penting untuk menjamin pemerataan akses pendidikan tinggi bagi seluruh warga Sulteng sekaligus memutus mata rantai eksklusivitas pendidikan yang selama ini sulit dijangkau oleh masyarakat ekonomi lemah.
Bahkan, Mey menyesalkan adanya upaya dari sejumlah pihak yang mencoba menjegal keberlangsungan program ini.
Ia menegaskan bahwa segala bentuk manuver politik yang menghambat program tersebut sama saja dengan merampas hak serta kesempatan generasi muda Sulteng untuk menempuh pendidikan tinggi.
Baca: IPM di Sulteng Naik, Akademisi Nilai BERANI Cerdas Sejalan dengan UUD 1945














Komentar