Desakan Pembentukan Tim Khusus untuk Audit
Menurut Ridha, konflik berlarut bukan karena tidak adanya dasar hukum, melainkan karena kompleksitas aktor yang terlibat, seperti spekulan tanah, climer (pendaki lahan), dan pencuri buah sawit.
Dia juga menilai pemerintah daerah terkesan disorientasi dan pihak PT ANA diduganya sengaja mengulur-ulur waktu dan membiarkan konflik terus berlangsung.
Oleh karena itu, Ridha Saleh menyarankan kepada Gubernur Sulteng, Anwar Hafid, untuk mengambil langkah cepat dan konkret.
“Saya menyarankan kepada Gubernur Anwar Hafid untuk mengambil langkah cepat untuk membentuk Tim khusus dan diberi target dan waktu selama sebulan saja menuntaskan konflik tersebut dengan terlebih dahulu melakukan uji tuntas dan audit secara cepat terhadap Perkebunan PT ANA,” tandasnya.
Baca: Kejati Sulteng Periksa Manajer PT ANA Dugaan Langgar Hukum soal Investasi Sawit








Komentar